Jenis Vitamin B dan Manfaatnya Terhadap Tubuh Kita

Jenis Vitamin B dan Manfaatnya Terhadap Tubuh Kita

Vitamin B sangatlah memainkan peran penting dalam tubuh kita, yang mana bisa dibagi ke dalam beberapa jenis berbeda dan manfaatnya masing-masing.

Ada beberapa orang yang hanya membutuhkan asupan vitamin B tertentu saja akibat suatu kondisi atau sekedar ingin mencapai tujuan tertentu.

Untuk itulah, kita wajib mengetahui perbedaan vitamin B tersebut agar tahu varian mana yang lebih kita butuhkan mengingat kondisi tubuh setiap orang cenderung berbeda.

Tapi bukan berarti kita harus membuang salah satu darinya karena ketidakseimbangan akan menghadirkan sejumlah gejala yang kurang mengenakkan.

Kita bisa meningkatkan asupan salah satunya dengan 2 syarat, yakni tidak melebihi dosis yang dianjurkan dan tetap mendapatkan semua kadar vitamin B secara cukup.

Ini karena satu jenis tidak bisa menggantikan jenis yang lainnya karena memiliki tanggung jawab dan peranannya masing-masing saat memasuki tubuh kita.

Untuk lebih jelasnya, silahkan disimak jenis vitamin B dan manfaatnya seperti yang sudah dituliskan panjang lebar dan lengkap di bawah ini.

Tiamin (B1)

Dimulai dari yang paling atas ada tiamin atau lebih dikenal dengan sebutan vitamin B1. Nutrisi ini berperan untuk memungkinkan tubuh kita menggunakan karbohidrat sebagai energi.

Prosesnya pun cenderung cukup menarik, yakni dengan memetabolisme glukosa untuk dijadikan sebagai energi yang siap digunakan.

Sayangnya, ada banyak yang salah kaprah mengenai penggunaannya. Banyak orang yang mencoba meningkatkan asupannya demi menghasilkan tenaga tambahan untuk berolahraga tanpa dibarengi dengan pola makan yang seimbang.

Padahal seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa vitamin B1 ini ‘hanya bertugas’ untuk mengubah makanan menjadi energi.

sehingga jika tanpa adanya karbohidrat yang tersedia di perut, maka tak ada bahan bakar yang bisa digunakan.

Selain itu, vitamin B1 juga memainkan peran kunci dalam menjaga agar fungsi saraf, otot, dan jantung tetap normal. Tentunya ini diperlukan demi mendukung aktivitas olahraga kamu tetap lancar.

Riboflavin (B2)

Dikenal pula dengan sebutan riboflavin, vitamin B2 ini bertugas dalam membantu memecah protein, lemak, dan karbohidrat. Dengan kata lain, nutrisi ini memainkan peran penting dalam menjaga pasokan energi dalam tubuh agar tidak cepat habis.

Secara teoritisnya, riboflavin membantu mengubah karbohidrat menjadi adenosin trifosfat (ATP). Nah, tubuh kita menghasilkan ATP dari makanan dan menghasilkan energi sesuai kebutuhan tubuh kita pada saat itu.

Lagi-lagi riboflavin pun haruslah dibarengi dengan pola makan yang seimbang biar lebih efektif saat digunakan dan dimanfaatkan.

Peran dari vitamin B1 pun akan didukung secara maksimal oleh riboflavin dalam kadar yang cukup di dalam tubuh kita.

Niasin (B3)

Niasin atau vitamin B3 juga menjadi salah satu dari 8 keluarga vitamin yang wajib kamu dapatkan setiap harinya.

Berbekal dua bentuk kimiawi berupa asam nikotinat dan niasinamide, setidaknya ada 5 keuntungan besar yang bisa didapatkan dari niasin, diantaranya:

  1. Meningkatkan kadar lemak dalam darah berupa kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kadar lemak buruk bernama kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.
  2. Menurunkan tekanan darah sehingga terbebas dari resiko hipertensi.
  3. Membantu mengobati diabetes tipe-1.
  4. Meningkatkan fungsi otak.
  5. Meningkatkan kesehatan kulit.

Tapi tetap berhati-hati karena berbeda dengan riboflavin dan tiamin di atas, niasin bisa berubah menjadi racun jika dikonsumsi secara sembarangan atau bahkan mengalami overdosis vitamin B.

Para ahli kesehatan sendiri menyarankan kita untuk mendapatkan jumlah harian sebanyak 16 mg untuk pria dan 14 mg untuk wanita.

Asam Pantotenat (B5)

Vitamin B5 bahkan jauh lebih melimpah untuk urusan manfaat bagi tubuh kita. Nutrisi yang juga dikenal dengan sebutan asam pantotenat ini siap membantu tubuh kita dalam menghasilkan energi dengan cara memecah lemak dan karbohidrat.

Di saat yang bersamaan, asam pantotenat juga bisa meningkatkan kesehatan kulit, rambut, mata, dan organ hati kita dalam jangka panjang.

Bahkan vitamin B5 ini sangatlah dibutuhkan dalam aktivitas sintesis dan metabolisme lemak, protein, dan koenzim A di dalam tubuh kita.

Sebaliknya, kekurangan asupannya malah bisa mendatangkan beberapa gejala yang tak menyenangkan termasuk sakit kepala, kelelahan, iritabilitas, insomnia, mual, muntah, kram perut, mati rasa di tangan atau kaki, dan kram otot.

Intinya, selama kita tahu dosisnya, maka setiap jenis dari vitamin B dan manfaatnya tersebut akan didapatkan dengan efektif dan efisien.

Piridoksin (B6)

Vitamin B6 atau piridoksin ini juga tak kalah hebatnya dalam menyediakan sejumlah fungsi dan manfaat seperti asam pantotenat di atas.

Setidaknya ada 9 efek positif yang bisa kita dapatkan menurut para ahli kesehatan dunia dan penelitian, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi.
  2. Meningkatkan kesehatan otak dan mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer.
  3. Mencegah dan mengobati anemia dengan cara membantu memproduksi hemoglobin.
  4. Berguna dalam mengobati gejala datang bulan atau PMS.
  5. Membantu mengobati mual selama masa kehamilan.
  6. Mencegah arteri tersumbat dan mengurangi resiko penyakit jantung.
  7. Membantu mencegah penyakit kanker.
  8. Meningkatkan kesehatan mata dan mencegah penyakit terkait penglihatan.
  9. Mengobati peradangan terkait rheumatoid arthritis.

Tapi ingat, jangan sampai asupannya berlebihan. Mengonsumsinya melalui makanan sebanyak 1,3-1,7 mg per hari saja sudah lebih daripada cukup untuk dilakukan.

Biotin (B7)

Buat kamu yang ingin menjaga kesehatan sistem saraf dan fungsi organ hati, maka asupan biotin atau vitamin B7 haruslah kamu jaga setiap harinya. Pasalnya, keduanya sangatlah mengandalkan kehadiran nutrisi tersebut dalam makanan ataupun suplemen.

Selain itu, biotin juga sangatlah umum digunakan untuk memperkuat rambut, kuku, dan perawatan kulit.

Tapi jangan salah mengartikan! Sekalipun rambut, kuku, dan kulit tersebut menjadi bagian terluar dari tubuh kita, bukan berarti biotin hadir dalam bentuk obat oles.

Kita harus tetap mendapatkannya melalui makanan sumber vitamin B agar kemudian diteruskan manfaatnya ke rambut, kuku, dan kulit tersebut dari dalam.

Folat (B9)

Folat atau vitamin B9 menjadi salah satu nutrisi paling penting bagi para ibu hamil, tentunya dengan dosis yang tepat dan direkomendasikan oleh dokter.

Saat dikonsumsi secara tepat, nutrisi ini akan berperan penuh di masa awal kehamilan untuk mengurangi resiko cacat lahir pada otak dan tulang belakang.

Selain itu, folat juga berperan aktif dalam pembentukan sel darah merah serta pertumbuhan dan fungsi sel yang sehat.

Kobalamin (B12)

Diantara banyaknya jenis keluarga vitamin B yang tersedia di sekitar kita, kobalamin atau vitamin B12 mungkin menjadi varian yang paling banyak dikenal oleh masyarakat berkat fungsi dan manfaat yang dimilikinya, sehingga lebih sering digunakan.

Dikutip dari berbagai macam penelitian, setidaknya ada 9 manfaat yang bisa kita petik dengan mendapatkan asupan kobalamin secara teratur dan secukupnya setiap hari, diantaranya:

  1. Membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia.
  2. Mencegah cacat lahir pada bayi saat dikonsumsi oleh ibu hamil.
  3. Membantu kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  4. Mengurangi resiko terkena degenerasi makula.
  5. Mengatasi gangguan mood dan gejala depresi.
  6. Menguntungkan otak karena mencegah kehilangan neuron.
  7. Meningkatkan kadar energi.
  8. Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan homosistein.
  9. Mendukung kesehatan rambut, kulit, dan kuku.

Untuk alasan inilah, sangat penting untuk mendapatkan asupan vitamin B12 setiap harinya terutama dari makanan sehat karena bebas dari resiko daripada menggunakan suplemen.

Comments (0)
Add Comment